Senin, 13 April 2009

Efek Samping Narkoba dan Sex Bebas

  • Awal penyalahgunaan narkoba :

Remaja hingga sampai penggunaan obat-obatan terlarang dikatakan dari merokok, dengan alasan :

a. Menurunkan ketegangan

b. Pengembangan kebiasaan yang tidak disadari

c. Asosiasi dengan kemampuan bersosialisasi dan kesenangan

d. Kompulsivitas dari aktiavas oral

e. Ketagihan secara fisik terhadap nikotin

  • Efek samping penyalahgunaan narkoba :

1. Aspek Medis

-Kesehatan fisik;

Timbulnya berbagai gangguan penyakit yang bersifat kompleks, antara lain: kepatitis C dan E, tertular HIV/AIDS, rusaknya susunan syaraf pusat, jantung, ginjal, paru-paru, dan rusaknya organ lain yang menggangu kesehatan.

-Kesehatan Mental

Emosi tak terkendali, perasaan curiga, merasa tidak aman, ketakutan, hilang ingatan, masa bodoh.

2. Aspek Sosial

-Terhadap kehidupan pribadi;

mudah marah, pemurung, bahkan tidak segan-segan menyiksa diri umntuk menahan rasa nyeri dan malas.

-Terhadap keluarga

mau mencuri, tidak menjaga sopan santun, serta melawan orang tua.

-Terhadap masyarakat

terjadinya sex bebas, mengganggu ketertiban umum, dan banyaknya perbuatan kriminal lainnya.

  • Penyebab perilaku sex bebas :

1. Akibat pengaruh mengkonsumsi narkoba

2. Akibat pengaruh mengkonsumsi berbagai tontonan dengan adegan "syur"

3. Faktor lingkungan, baik itu lingkungan keluarga maupun lingkungan pergaulan

  • Akibat perilaku sex bebas :

1. Terjangkitnya berbagai penyakit seperti HIV/AIDS bila sering berganti pasangan

2. Banayknya remaja yang masih dini melakukan aborsi

3. Menigkatnya angka kematian

4. Masa depan suram

  • Upaya penanggulangan bahaya narkoba dan mengurangi terjadinya sex bebas :

-Upaya Preventif

Penaggulangan penyalahgunaan narkoba melalui keluarga dan masyarakat strategi yang dibutuhkan dalam hal ini ialah dilakukan secara simultan dan holistik, yaitu penanggulangan penyalahgunaan adalah keterpaduan dan kepedulian dari semua yang terkait mulai dari pemakai, keluarga, masyarakat, serta aparat kepolisian.

-Upaya Kuratif

Upaya kuratif meliputi Treatment dan Rehabilitatif.

Hingga saat ini belum ditemukan upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba secara sempurna dan memuaskan, baik secara treatment maupun rehabilitaif.

  • Peranan orang tua dalam pemberantasan narkoba

Orang tua sebagai bagian dari masyarakat sangat banyak memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemberantasan ancaman terhadap generasi muda dari bahaya narkoba. Sebagai langkah proaktif dapat dilaksanakan melalui :

-Lingkungan keluarga :

1. Sejak anak dalam kandungan, hindari mengkonsumsi obat tanpa resep dokter.

2. Jalin hubungan komunikasi yang baik dengan anak

3. Berikan informasi tentang bahaya narkoba sejak dini

4. Hindari anak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat

5. Konsultasi dengan dokter apabila ditemukan gejala-gajala yang tidak wajar pada anak

6. Berobat sedini mungkin apabila diketahui secara pasti bahwa anak tsb adalah pengguna

-Lingkungan tempat tinggal

1. Berikan kegiatan-kegiatan yang positif kepada anak

2. Adakan kerjasama dengan RT/RW untuk mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba

3. Informasikan kepada polri apabila dicurigai dilingkungan tempat tinggal terdapat pengguna atau pangedar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar